Penegakan Hukum Adalah Solusi Terakhir Bagi Pelaku Ilegal Fishing

Selayar – Kapolres Kep. Selayar Akbp Ujang Darmawan Hadi Saputra,SH,S.IK,MM,MIK yang sempat menghadiri acara Worshop Kerjasama Multi Pihak dengan tema “Penguatan, Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan, Berkeadilan, dan Berkearifan Lokal” yang diadakan Balai Taman Nasional Taka Bonerate di Hotel Rayhan 07 Maret 2022.

Bapak Kapolres Kep. Selayar Akbp Ujang Darmawan Hadi Saputra,SH,S.IK,MM,MIK menyampaikan komitnya dalam penegakan hukum bagi pelaku ilegal fishing

Dari wawancara langsung Kapolres Kep. Selayar menyatakan bahwa Kawasan Taman Nasional merupakan kawasan yang memiliki kekayaan laut melimpah sehingga perlu perhatian khusus bagi semua Stekholder baik di tingkat Kabupaten Selayar, antar Kabupaten, Provinsi dan pusat. Darmawan Hadi Saputra melanjutkan juga bahwa “penegakan hukum bagi pelau ilegal fishing adalah solusi terakhir dalam menyelesaikan sebuah masalah terkati pelanggaran di laut, jadi penegakan hukum kita tidak dahulukan terutama adanya pelanggaran ilegal.

Beliau melanjutkan “apabila pelanggaran itu masih dalam taraf yang dapat diselesaikan oleh Desa, maka kita memberikan kewenangan bagi pemerintah Desa untuk menyelesaikannya. Namun apabila pemerintah Desa dalam hal ini sudah tidak dapat lagi mengakomodir atau sudah tidak bisa mencari solusi maka kewenangan kabupaten yang akan menyelesaikan. Apabila terkait dengan adanya pelanggaran yang terjadi otomatis pihak kepolisian akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku”.

Baca Juga : Sesi Diskusi Dibagi 2 Kelompok Membahas Kondisi Pulau-Pulau Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate

Terkait dengan pengawasan Taman Nasional Taka Bonerate mengenai penegakan hukum antara Pihak Balai Taman Nasional Taka Bonerate (TNTBr) dan pihak Kepolisian Kep. Selayar dari penyampaikan Kapolres Kep. Selayar bapak Darmawan Hadi kepada pewarta bahwa kami sudah memiliki MOU dengan pihak Balai TNTBr yang telah ditanda tangani oleh kedua pihak terkait dengan penanganan yang ada di Kawasan Taman Nasional , dimana salah satu isi MOU adalah bagaimana menjaga Taman Nasional Taka Bonerate bisa tetap ada sampai kapan pun dan seluruh ekosistem yang ada di Taman Nasional dapat terjaga dari pelaku-pelaku ilegal. tutur bapak Kapolres Kep. Selayar Bapak Darmawan Hadi Saputra yang dalam kesempatan hari ini menyempatkan hadir walaupun kondisi tangan kanannya yang masih cedera dan susah untuk di gerakkan.

Baca Juga : Balai TNTBR Melakukan Worshop Kerjasama Multi Pihak Sebagai Langkah Pengembangan Perikanan Berkelanjutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *