Penetapan Dapil Dan Alokasi Kursi Kabupaten/Kota

Penulis: Berlin Wali, S. Sos., M. SiStaf Bawaslu Kabupaten Maluku Tengah
Penulis: Berlin Wali, S. Sos., M. Si Staf Bawaslu Kabupaten Maluku Tengah

Hari pemungutan suara Pemilihan Umum serentak akan berlangsung pada tanggal 14 Februari 2024, namun tahapan menuju hari pemungutan suara telah dimulai dengan tahapan penyusunan perencanaan, program, dan anggaran Pemilu pada tanggal 14 Juni 2022 lalu, sementara itu Tahapan penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan akan berlangsung dari 14 Oktober 2022 sampai dengan 9 Februari 2023. (PKPU 3/2022 tentang jadwal dan tahapan Pemilu).

Daerah Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota atau yang biasa disebut DAPIL adalah kecamatan atau gabungan kecamatan atau bagian kecamatan yang dibentuk sebagai kesatuan wilayah/daerah berdasarkan jumlah penduduk untuk menentukan Alokasi Kursi sebagai dasar pengajuan calon oleh pimpinan partai politik dan penetapan calon terpilih Anggota DPRD Kabupaten/Kota. Sementara yang dimaksud dengan Alokasi Kursi adalah Penentuan Jumlah kursi pada suatu Daerah Pemilihan.

Mekanisme Pembagian Daerah Pemilihan (Dapil)

Dasar yang di pakai untuk pembagian DAPIL selain UU nomor 7/2017 yakni PKPU nomor 6 Tahun 2022 tentang Penataan Daerah Pemilihan Dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024. Ada 7 Prinsip yang di perhatikan dalam pembagian dapil yakni Kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu yang Proposional, Proposionaliatas, Integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas dan kesinambungan. Dari semua prinsip pembagian dapil ini mungkin yang paling penulis soroti adalah prisip ke 7 yakni prinsip kesinanmbungan.

Yang dimaksud dengan prinsip kesinambungan adalah penyusunan dapil yang memperhatikan Dapil yang sudah ada pada Pemilu tahun sebelumnya, kecuali jika Alokasi Kursi pada Dapil tersebut melebihi batasan maksimal Alokasi Kursi setiap Dapil atau apabila bertentangan dengan keenam prinsip di atas. Itu artinya KPU Kabupaten/Kota dalam merancang penyusunan dapil tidak dapat memecahkan suatu dapil atau menggabungkan suatu dapil apabila ada dapil yang melebihi 12 kursi ataupun kuarang dari 3 kursi. hal ini sejalan dengan pasal 192 ayat 2 UU/7/2017 “Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota paling sedikit 3 (tiga) kursi dan paling banyak 12 (dua belas) kursi”.

Selain prinsip dalam merencanakan penetapan dapil kita juga perlu mengetahui jumlah BPPd (Bilangan Pembagi Penduduk). BPPd diperoleh dari hasil jumlah penduduk suatu Kabupaten/Kota dibagi dengan Jumlah Kursi Kabupaten/Kota. Contoh (Jumlah Penduduk Kabupaten Maluku Tengah di bagikan dengan Jumlah Kursi DPRD Kabupaten Maluku Tengah=BPPd atau 428.755:40= 10,72), dengan demikian Jumlah Penduduk setiap Dapil di bagikan dengan BPPd maka akan mendapatkan hasil Kursi Per Daerah Pemilihan tersebut.

Adapun jumlah penduduk pada setiap dapil Kabupaten Maluku Tengah adalah sebagai berikut: Dapil satu yang meliputi Kecamatan Amahai, Kota Masohi, TNS dan Elpaputuih memiliki jumlah penduduk sebanyak 111.483, Dapil dua yang meliputi Kecamatan Seram utara, Seram Utara Barat, Seram Utara Timur Kobi dan Seram Utaara Timur Seti memiliki jumlah penduduk sebanyak 62.005, Dapil tiga yang meliputi Kecamatan Tehoru, Telutih dan Banda memiliki Jumlah Penduduk sebanyak 58.441, Dapil empat yang meliputi Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat memiliki jumlah penduduk sebanyak 74.985 dan Dapil lima dengan jumlah penduduk sebanyak 54.276 berada pada kecamatan salahutu sementara Dapil enam yang memiliki jumlah penduduk sebanyak  67.565. terletak pada Pulau Lease yakni Kecamatan Pulau Haruku, Saparua, Saparua Timur dan Kecamatan Nusalaut. (Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 457 Tahun 2022 Tentang Jumlah Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024). Untuk di ketahui Kabupaten Maluku Tengah dengan jumlah Penduduk sebanyak 428.755 jiwa berada pada posisi 40 kursi DPRD.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *