Pengembangan Potensi Sumber Daya Alam Kabupaten Kepulauan Selayar

Indonesia-Timur.comSelayar secara geografi berada di ujung selatan pulau sulawesi, boleh dikatakan sebagai kaki atau pondasi pulau sulawesi sehingga pulau sulawesi dapat berdiri tegak karena adanya pondasi yang kokoh yaitu pulau Barakkana Tanadoang. Merupakan kabupaten kepulauan dengan potensi sumberdaya alam yang sangat kompleks dari laut sampai pegunungan.

Berbicara Selayar maka masyarakat secara umum melihat Selayar merupakan penghasil kopra terbesar di sulawesi selatan. Seiring dengan anjloknya harga kopra nasional berdampak pada petani kelapa/kopra pada semua wilayah yang ada di Indonesi. Dampaknya juga berimbas ke petani kopra di Kepulauan Selayar dengan kisaran harya 3.000 sampai 4.000 per kilogram.

Keresahan dan keluhan masyarakat petani kopra tak henti-henti menyalahkan pemerintahan yang tak kunjung melakukan perbaikan harga kopra. Selama ini warga Selayar dengan tumpuan hidup ekonomi keluarga dari hasil kopra harus berpikir keras dan memutar otaknya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga sehingga tak lagi bertumpu pada produksi kopra, melainkan melakukan terobosan-terobosan, mengandalkan teknologi dengan menghasilkan produk yang lebih bernilai ekonomi dengan bahan baku kelapa. Sepeti produksi minyak kelapa murni, VCO (Virgin Coconut Oil), dan Natadecoco.

Pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian dan dinas terkait lainnya beserta Bupati Kepulauan Selayar Basli Ali harus melakukan pengembangan teknologi atau menarik investor dari luar daerah untuk pengembangan produksi dari bahan baku kelapa (Cocos nucifera). Melakukan kerja sama dengan LSM atau NGO yang berkecimpung pada Entrepreneurship untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan bagi petani kelepa khususnya bagi kelompok-kelompok perempuan sehingga dapat menopang ekonomi keluarganya.

Melihat potensi sumberdaya alam sebagai bahan baku yang melimpah di daerah ini, untuk produksi minyak goreng, VCO dan natadecoco. BAZNAS (Badan Amil Zakanat Nasional) yang bermitra dengan sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang pengembangan kewirausahaan Econatural dengan difasilitasi oleh pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui dinas terkait dan Perusahaan Daerah Berdikari Kepulauan Selayar. BAZNAS dan Econatural melakukan pendampingan yang dibantu oleh seorang fasilitator atau disebut juga ZCD (Zakat Community Development).

Yusran sebagai angggot ZCD Kabupaten Kepulauan Selayar membentuk kelembagaan atau kelompok yang nantinya akan melakukan proses produksi. Kelembagaan yang telah dibentuk mendapat bantuan sarana/prasarana dan juga pelatihan terkait dengan cara-cara pengolahan bahan baku kelapa (Cocos nucifera) menjadi minyak goreng murni, VCO dan Natadecoco yang memiliki nilai ekonomi yang lebih baik dari kopra. Tak sampai disitu BAZNAS dan Econatural juga memfasilitas pembangunan Rumah Produksi sebagi wadah untuk melakukan proses pengolahan bahan baku hingga menjadi produk yang lebih higienis dan menambah nilai ekonomi.

E:\Web\Kak Uyu\Selayar\Rumah Produksi Klp Tana Doang.jpeg

Rumah Produksi Kelapa Terpadu Kelompok Tana Doang

E:\Web\Kak Uyu\Selayar\Pemanfaatan Rumah Produksi.jpeg

Rumah Produksi Kelapa Terpadu Kelompok Kaburu Bersinar

Ada dua kelompok atau kelembagaan yang dibentuk di Kabupaten Kepulauan Selayar yakni kelompok Kaburu Bersinar yang berada di Desa Kaburu Kecamatan Bontomaiani dan Kelompok Tana Doang yang berada di Kelurahan Benteng Utara Kecamatan Benteng Kab. Kepulauan Selayar.

Keanggotaan kelompok Kaburu Bersinar terdiri dari 9 orang ibu-ibu rumah tangga sebagai penerima manfaat sedangkan kelompok Tana Doang terdiri dari 7 orang sebagai penerima manfaat dari program ZCD BAZNAS yang bermitra dengan Econatural Society.

Kelompok Kaburu Bersinar memproduksi minyak kelapa murni dengan bahan baku 150 butir Kelapa per satu kali produksi. Kegiatan produksi minyak goreng murni dilakukan dua kali sepekan, yakni setiap hari Selasa dan Kamis.

E:\Web\Kak Uyu\Selayar\Bahan Baku Kelapa.jpeg

Proses Produksi Minyak Kelapa Murni Oleh Kelompok Kaburu Bersinar

Kelompok Kaburu Bersinar yang beranggotakan ibu-ibu rumah tangga, kelompok ini begitu mandiri untuk melakukan produksi, mulai dari pengupasan sabut kelapa yang selama ini dilakukan oleh kaum Adam, juga dikerjakan oleh kaum Hawa atau ibu-ibu kelompok. Proses produksi dilakukan dengan semangat gotong royong sesuai dengan keahlian para ibu-ibu. Sampai pada proses akhir produksi minyak kelapa murni.

Kelompok Tana Doang juga memproduksi minyak kelapa murni, VCO dan Natadecoco. Berkat dampingan ZCD BAZNAS dan Econatural Society, melalui pendekatan dan pelatihan yang diberikan ke kelompok dampingan dengan tujuan memberi dampak positif bagi kelompok dan juga dapat meningkatkan ekonomi kelompok.

E:\Web\Kak Uyu\Selayar\Proses Pengolahan Bahan Baku.jpeg

Proses Produksi Minyak Kelapa Murni Oleh Kelompok Tana Doang

E:\Web\Kak Uyu\Selayar\Produk Minyak Goreng.jpeg

Hasil Produksi Minyak Kelapa Murni Oleh Kelompok Kaburu Bersinar

E:\Web\Kak Uyu\Selayar\Produk VCO.jpeg

Hasil Produksi Minyak VCO (Virgin Coconut Oil)

Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) salah satu produksi kelompok Tana Doang. VCO memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tumbuh dan dapat menjaga ketahanan tubuh. VCO atau Virgin Coconut Oil merupakan minyak kelapa murni yang memiliki kualitas jauh lebih baik ketimbang minyak kelapa yang biasa untuk menggoreng. VCO adalah minyak yang diambil atau disuling dari kelapa segar. Dalam proses pembuatan inilah dihasilkan minyak dengan warna yang bening, baunya harum, kadar asam lemak bebas rendah dan awet disimpan. Dalam proses penyulingan serta pembuatan minyak kelapa murni ini kandungan senyawa esensial didalamnya tetap utuh. Kandungan utama minyak kelapa murni atau VCO adalah asam laurat yang banyak manfaatnya.

E:\Web\Kak Uyu\Selayar\Produk Natadecoco.jpeg

Hasil Produksi Natadecoco dengan Nama “Produk Nata de Silajara”

Proses pemasaran hasil produk kelompok juga dilakukan oleh BAZNAS dan Econatural. Pemasaran produk dilakukan secara terpadu, dimana hasil produk kelompok dampingan untuk daerah sulawesi selatan dikumpulkan di kantor pemasaran Econatural, Ecofresh Market Alamat : Minasa Upa Blok H6 No. 4 Kota Makassar No hp : 082349698284. Ada juga yang dipasarkan secara online dan juga di titip ke outlet-outlet pusat wisata kuliner.

Harga produk Minyak kelapa murni dengan harga Rp. 60.000 per 2 liter, VCO (Virgin Coconut Oil) dengan harga Rp. 31.000,- per 100 ml dan Natadecoco dengan harga Rp. 15.000,- per 1 kg.

Baca Juga :

Inovasi Gula Semut (Mate’Ne)

Kelompok Melati Ayu Pulau Tanakeke Takalar SulSel


Penulis : Uyu

Editor : Rustam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *