Penyuluh Selayar Mengembangkan Tambak Milenial

indonesia-timur.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) fokus pada salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi yakni udang dalam rangka menggenjot nilai ekspor udang sebesar 250% pada tahun 2024.

Dalam mencapai target tersebut, salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong penyebarluasan penerapan konsep tambak milenial atau Milenial Shrimp Farming yang melibatkan kaum milenial.

Millenial Shrimp Farming atau tambak milenial dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk dapat ikut serta dalam pembangunan ekonomi, dalam industri udang nasional.

Andi Cakra Gunar Putra, S. Pi memberikan keterangan bahwa “Tambak Milenial yang coba kami kembangkan di Desa Maharaiya Kecamatan Bontomatene dengan dua unit kolam bundar dari bahan terpal Geomembran diameter kolam 15 M tinggi 120 cm dengan tinggi air maksimal 110 cm atau volume air kolam 200 kubik dengan padat tebar 25.000 ekor per kolam asumsi tingkat keberhasil 80 %. Ketahanan bahan terpal yang digunakan sesuai spesifikasi akan tahan sampai 14 tahun”.

Pesiapan Lokasi Tambak

“Rencananya kami akan menebar bibit udang Vaname, dengan padat tebar 25.000 ekor per kolam disesuaikan dengan diameter kolam terpal. Bibit udang diambil dari BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU TAKALAR. Kami juga baru mau mengajukan permohonan bantuan untuk pengadaan bibit udang Vaname instansi terkait” ujar Mirsan Gasali.

Tantangan yang dihadapi dalam kegiatan Tambak Milenial tidak jauh berbeda dengan budidaya udang secara umum, seperti penurunan kualitas sumber baku air serta ancaman penyakit dan derivasinya baik secara langsung maupun dampak dari infeksi primer.

Dengan menjaga kelestarian dan kualitas lingkungan, sumber daya akan terus melimpah untuk dapat kita gunakan sebagai sumber bahan baku terbaik dalam usaha budidaya udang yang berkelanjutan dengan metode kolam terpal atau Tambak Milenial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *