PERCEPATAN DIGITALISASI UMKM DI ERA PANDEMI COVID 19

Asmayanti, SE.,MM.
Dosen Prodi Kewirausahaan
Universitas Negeri Makassar

Pertumbuhan ekonomi nasional sangat ditentukan oleh perkembangan perekonomian daerah, sedangkan perekonomian daerah pada umumnya ditopang oleh kegiatan ekonomi bersakala kecil dan menengah. Unit usaha yang masuk dalam kategori Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan urat nadi penentu perkembangan perekonomian daerah dan nasional. Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha yang tangguh di tengah krisis ekonomi yang terjadi. UMKM di Indonesia diharapkan dapat berperan optimal dalam penyerapan tenaga kerja untuk mengurangi angka pengangguran dan memegang peranan penting dalam memajukan perekonomian di Indonesia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah UMKM tahun 2020 mencapai 64 juta, angka tersebut mencapai 99,9 persen dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia. Menurut persentase, pertumbuhan UMKM di Indonesia mencapai 10 % hingga 15 % pertahun dari total UMKM yang beroperasi. Namun jika  dibandingkan dengan negara maju, Indonesia masih sangat lemah dari banyak aspek, terutama masih mendominasi pada produksi dengan teknologi yang tergolong rendah dan kurangnya inovasi dalam menciptakan dan memasarkan produk yang bernilai lebih.

Sejak kemunculan covid 19 d akhir tahun 2019, laju pertumbuhan ekonomi mengalami ketidakpastian, sehingga sektor UMKM juga terdampak dengan adanya beberapa kebijakan pemerintah terkait pengendalian penyebaran covid 19 tersebut. Seperti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta kampanye Stay At Home mengakibatkan penjualan menurun, terhambatnya distribusi, kesulitan bahan baku bahkan berimbas pada kredit macet.

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM memaparkan bahwa 1.785 koperasi dan 163.713 pelaku UMKM terdampak pada awal tahun 2020, terutama usaha yang bergerak dibidang Makanan dan Minuman serta koperasi yang bergerak dibidang jasa dan produksi.

Digitalisasi adalah pilar penopang UMKM untuk survive di era pandemi covid 19, terutama dalam aspek pemasaran produk. UMKM yang terhubung ke ekosistem digital selama 8 tahun sebelum pandemi covid 19 sebanyak 8 juta. Selama pandemi, ada kenaikan yang sangat signifikan. Per Mei 2021, sudah mencapai 13,5 juta. Oleh karena itu, digitalisasi harus menjadi agenda perioritas bangsa yang didukung oleh kebijakan pemerintah dengan pos anggaran yang pasti di setiap daerah. Sehingga kedepannya UMKM dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *